Langsung ke konten utama

Subneting IPv4 Metode Classless Inter-Domain Routing CIDR

 

Classless Inter-Domain Routing CIDR

Robihartono (2019) mengatakan CIDR merupakan suatu proses penyederhanaan untuk mengelompokkan IP address berdasarkan kelasnya menggunakan bilangan angka yang lebih sederhana.

____ (2013) mengatakan Classless Inter-Domain Routing (disingkat menjadi CIDR) adalah sebuah cara alternatif untuk mengklasifikasikan alamat-alamat IP berbeda dengan sistem klasifikasi ke dalam kelas A, kelas B, kelas C, kelas D, dan kelas E. Disebut juga sebagai supernetting.

____ (2022) mengatakan bahwa CIDR merupakan sebuah metode pengalokasian alamat IP dan perutean IP.

Dari beberapa pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa CIDR merupakan suatu proses penyederhanaan untuk mengelompokkan IP adress berdasarkan kelasnya.

Wahyualamsyah (2011) mengatakan Perhitungan subnetting bisa dilakukan dengan dua cara yaitu, cara binary yang relatif lambat dan cara khusu yang lebih cepat. Pada hekekatnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berkisar di empat masalah : Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Alamat Host-Broadcast.

Perhitungan:

1. Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 22= 4 subnet 

2. Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 26 – 2 = 62 host 

3. Blok Subnet = 256 – 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.  
Alamat broadcast valid 

Subnet 192.168.1.0 192.168.1.64 192.168.1.128 192.168.1.192
Host Pertama 192.168.1.1 192.168.1.65 192.168.1.129 192.168.1.192
Host Terakhir 192.168.1.62 192.168.1.126 192.168.1.190 192.168.1.254
Broadcast 192.268.1.63 192.168.1.127 192.168.1.191 192.168.1.255
Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada 2 oktet terakhir. Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet

Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada 2 oktet terakhir. Jadi jumlah host per subnet adalah 214 – 2 = 16.382 host
Blok Subnet = 256 – 192 = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.

Alamat host dan broadcast yang valid?
Subnet 172.16.0.0 172.16.64.0 172.16.128.0 172.16.192.0
Host Pertama 172.16.0.1 172.16.64.1 172.16.128.1 172.16.192.1
Host Terakhir 172.16.63.254 172.16.127.254 172.16.191.254 172.16.255.254
Broadcast 172.16.63.255 172.16.127.255 172.16.191.255 172.16..255.255

__ (2022) mengatakan  IP Address kelas A kita menggunakan 10.10.10.1/10.
Subnet Mask
IP address 10.10.10.1/10 memiliki prefix /10 yang berarti jika dalam bentuk biner yaitu 11111111.11000000.00000000.00000000 dan jika dikonversikan kedalam bentuk desimal maka subnetmasknya adalah 255.192.0.0.

Jumlah Subnet
Rumus : 2x, karena kali ini kelas a maka kita perlu memperhatikan 3 oktet terakhir. 11111111.11000000.00000000.00000000.
Jadi jumlah subnetnya adalah = 2x = 22 = 4.
Jumlah Host per Subnet
Rumus : 2y – 2, sama seperti mencari jumlah subnet diatas, yang kita perhatikan adalah 3 oktet terakhir. 11111111.11000000.00000000.00000000.
Jadi jumlah host per subnetnya adalah = 2y – 2 = 222 – 2 = 4.194.304 – 2 = 4.194.302.

Blok Subnet
Rumus : 256 – subnetmask, karena subnetmasknya adalah 192 maka 256 – 192 = 64.
maka blok subnetnya adalah kelipatan 64 yaitu = 0, 64, 128, 192.

Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa menghitung Subnetting kelas A dan B cara yang digunakan sama dengan perhitungan subnetting kelas C, bedanya hanya blok oktet subnetmasknya menggunakan 2 oktet terakhir.


Daftar Pustaka

____. 2013. CIDR.
https://smk.kemdikbud.go.id/konten/1148/notasi-cidr-ip-versi-4 diakses pada 24 Januari 2023 pukul 09:05
Robihartoni. 2019. Pengertian CIDR. 
 https://www.robihartoni.id/2019/05/konsep-cidr-classless-inter-domain-routing.html diakses pada 24 Januari 2023 pukul 09:17

____. 2022. Mengenal IP CIDR.
https://smkn1peusangan.sch.id/blog/mengenal-notasi-cidr-ip-versi-4/ diakses pada 24 Januari 2023 pukul 09:24

Wahyualamsyah. 2011. Perhitungan Subnetting Menggunakan Konsep CIDR.
https://wahyualamsyah.wordpress.com/2011/04/11/perhitungan-subnetting-menggunakan-konsep-cidr/ diakses pada 24 Januari 2023 pukul 10:02

____. 2022. Subnetting IP Address Kelas A. https://www.ruangguruberbagi.id/2022/09/subneting-ip-address-kelas-dan-b.html diakses pada 24 Januari 2023 pukul 10:39

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laporan Sibarema

Laporan Sibarema Pada kegiatan Sibarema ini akan dilaksanakan di CV. Atswa Indonesia pada tanggal 04 April 2023 pukul 08:00 s.d 10:00 dengan materi Cisco Fundamental (Remote Access, Addressing, Server DHCP, WEB, DNS dan juga FTP). Kali ini saya berperan sebagai Host dan pemateri pada kegiatan kali ini adalah rekan saya yaitu Sherly Nur Fadila. Pertama kegiatan saya buka dengan memperkenalkan diri dan juga memperkenalkan latar belakang dari CV. Atswa Indonesia. Kemudian saya berikan kepada rekan saya Sherly Nur Fadila untuk materi membahas materi yang pertama yaitu Remote access dijelaskan tentang pengertian remote access serta cara kerja remoter access, kemudian dilanjut dengan materi Addresing dan juga server ( DHCP, WEB, DNS dan FTP) Setelah semua materi sudah disampaikan kita langsung pada sesi tanya jawab, sambil menunggu sesi tanya jawab selesai saya share link presensi pada kolom chat supaya peserta yang menginginkan E-Sertifikat bisa sambil absen. Setelah ditunggu dan sudah tida...

Mikrotik-IP Statis Dan Dinamis

 IP Statis Marcomm (2020) mengatakan IP Static adalah IP tetap atau dedicated ke sebuah server sehingga IP nya tidak berubah-ubah. Biasanya penggunaan IP Static digunakan untuk remote akses server dan simple domain name. Penggunaan IP Static biasanya digunakan untuk bisnis bagi perusahaan-perusahaan atau instansi pemerintahan. Adelaide wreta (2022) mengatakan IP Statis adalah IP Address yang tidak dapat berubah. Biasanya, IP Statis digunakan untuk server atau perangkat yang penting. Untuk menerapkan IP Statis, kita wajib membayar kepada provider internet atau ISP.  Dari kedua pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa IP Statis adalah ip address yang tidak bisa dirubah dan biasanya digunakan untuk server atau perangkat penting. Untuk menerapkan ip statis kita perlu membayar kepada provider internet atau ISP. Langkah-langkah konfigurasi ip statis: 1. Sambungkan router ke laptop lau buka aplikasi winbox 2. Setelah terhubung klik menu ip lalu klik addresses 3. Lalu klik tanda + un...

Cisco-Tunneling/Virtual Private Network (PPTP, L2TP dll)

VPN Tunneling Laura (2020) mengatakan s ederhanan ya, terowongan VPN adalah sebuah jalur yang terenkripsi antara perangkat komputer atau ponsel pintar Anda dan koneksi internet. Jadi, pada dasarnya Private Tunnel  VPN atau VPN tunnel  adalah mekanisme koneksi yang sebenarnya, yaitu untaian atau anyaman data yang mengelilingi lalu lintas terenkripsi dan membuat koneksi Anda aman. Arianto (2020) mengatakan Tunneling adalah suatu teknologi yang digunakan untuk membuat sambungan/koneksi  private  Point to Point melalui jaringan internet/public  sehingga paket data yang diantar bebas gangguan/lebih aman. Dari kedua pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa VPN adalah suatu teknologi yang digunaka untuk membuat sambungan private point to point melalui jaringan internet/public  Langkah-Langkah Konfigurasi VPN Tunneling: 1. Buka aplikasi cisco packet tracer 2. Buat topologi seperti contoh dibawah ini 3. kita setting pada server terlebih dahulu 4. Lalu kita konfigur...