Static Routing
Suryadi (2020) mengatakan Static routing adalah mekanisme dimana seorang administrator jaringan menambahkan rute secara manual kedalam tabel routing pada setiap route, static routing sangat cocok diimplementasikan pada jaringan skala kecil, pada jaringan skala besar, jika tetap menggunakan static routing, maka akan sangat membuang waktu administrator jaringan untuk melakukan update table routing.Mikrotik secara default akan menambahkan jalur routing secara otomatis ketika menambahkan IP address pada interface, lalu kenapa memerlukan static routing? Karena untuk menghubungkan perangkat network yang memiliki IP segment (subnet) yang berbeda memerlukan sebuah perangkat yang mampu melakukan proses routing.
Abugaza (2019) megatakan Routing merupakan proses penentuan jalur terbaik (best path) untuk mencapai network tujuan. Routing dapat juga diartikan sebagai proses pemindahan paket data dari host pengirim (source) ke host tujuan (destination) dimana keduanya berada pada network yang berbeda. Salah satu teknik routing yang dapat diterapkan pada jaringan adalah routing static. Routing statik (static routing) merupakan teknik routing yang dilakukan dengan cara memasukkan entry route network tujuan (remote network) ke dalam tabel routing secara manual oleh administrator jaringan. Jumlah entry route yang dimasukkan ke dalam tabel routing tergantung banyaknya remote network yang harus dijangkau oleh router tersebut. Semakin banyak router yang terhubung ke jaringan, semakin banyak remote network, sehingga network yang harus dientry juga semakin banyak. Konfigurasi static routing tidak efektif diterapkan untuk jaringan dengan skala besar.
Dari kedua pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa static routing merupakan jenis routing yang dilakukan dengan konfigurasi manual berbeda dengan routing dinamis yang melakukan pemilihan jalur secara otomatis.
Langkah-Langkah Static Routing:
1. Pertama buka aplikasi winbox dan pastikan sudah terkonek dengan mikrotik
2. Isikan IP pada router dahulu, caranya klik menu IP>>addresses>>klik add lalu berikan ip pada ether 2 192.168.27.1/24 dan pada ether 1 dengan ip 192.168.0.206/24
3. Berikan DNS pada router dengan cara pilih menu IP>>DNS kemudian isi servers dengan ip 202.87.248.14 atau bisa juga menambahkan DNS milik google yaitu 8.8.8.8
4. Lalu kita ke menu firewall kemudian tab action dan pilih masquerade, ini berfungsi untuk mengubah paket data atau mengubah IP address privat menjadi ip public sehingga komputer/client mendapat koneksi.
5. Setelah itu tambahkan route supaya bisa terhubung ke internet. Disini kita isi Dst. Address 0.0.0.0/0 dan gateway ke ether 1
6. Lalu kita konfigurasi pada client
7. Jika sudah kita coba menguji lewat terminal
8. Selain itu kita juga bisa menguji dengan via cmd
Daftar Pustaka
Suryadi. 2020. Static Routing Mikrotik.
https://www.coka.web.id/2020/09/konfigurasi-static-routing-mikrotik.html diakses pada tanggal 03 Mei 2023 pukul
Abugaza. 2019. Konfigurasi Static Routing Pada Router Mikrotik.
https://rinosafrizal.com/konfigurasi-static-routing-mikrotik/ diakses pada tanggal 03 Mei 2023 pukul
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
Komentar
Posting Komentar